manusia favorit
Bahkan sekedar menghapus foto dan isi
pesan kita kemarin pun aku tidak ada energi untuk itu. Mengapa kamu dengan
mudahnya menghilang dan melupakanku begitu saja, dan dari banyaknya manusia
yang pergi, mengapa kamu? Aku sangat percaya dengan people come and go tapi,
aku tidak pernah siap dengan sebuah kepergian itu.
Aku bukan pilihan, dan aku hanya ingin
dijadikan sebuah jawaban, namun jika jawaban itu bukan aku, maka akan aku akui
kekalahanku. Setiap hari, setiap waktu, aku selalu bertanya pada diriku sendiri
apa yang harus aku perbaiki dari diri ini, sadarku banyak kekurangan. Namun,
apakah harus dengan kamu pergi meninggalkan agar aku tau apa saja yang harus
aku benahi.
Aku ingin benar benar sibuk agar aku lupa
sejenak tentangmu, namun malam mematahkan segalanya. Kenangan manis yang aku
ciptakan disiang hari, nyatanya selalu kalah manis dengan kenangan saat ku
sibuk merangkai kisah bersamamu.
Aku sangat menyayangkan semua ini, namun
aku juga tidak ingin mengulang hari kemarin bersamamu. Aku hanya ingin
dibiarkan untuk merasakan sakitku, merasakan kekecewaanku. Dan akupun sudah tau
kau tak pernah merisaukan kalahku, namun inginku untukmu berbahagialah dan
tunjukan bahwa yang kamu pilih itu adalah yang benar benar kamu mau, yang
bahkan orang tuamu mau. Tidak mudah nyatanya, tapi aku hanya punya aku yang
tidak akan pergi seperti manusia favoritku .
-3 Januari 2025
Komentar
Posting Komentar