Arah
Ternyata berjalan seiringnya waktu, kegidupan ini tidak mudah untuk dilalui, bahkah bertahan dalam satu hari ini pun aku menaruhkan diriku pada sebuah keraguan yang entah aku ragu mampu melawanya atau tidak.
Kehilangan sosok ayah, sama saja aku kehilangan alur hidupku, bagaimana tidak, aku dibuat sebingung ini dalam melanjutkan hari hariku. Aku bingung kepada siapa harus meminta, aku bingung segudang cerita ini harus aku katakan pada siapa.
Demi tuhan aku sudah mengupayakan semuanya untuk menjadi yang terbaik bagi orang disekelilingku, namun nampaknya itu hanya hal kecil yang mereka melihatnya pun tidak. Sebatas menyenangkan orang disekelilingku saja aku tidak mampu. Hal hal kecil yang aku berikan nampaknya tak pernah diapresiasi. Nampaknya apa yang aku usahakan sekarangpun tak akan membuat mereka takjub.
Maafkan aku jika hanya menjadi sebab dari kekecewaan kalian, sebab dari beban yang tercipta, sebab dari segala riuh yang ada. Maaf
Komentar
Posting Komentar